<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Founding Fathers</title>
	<atom:link href="http://pancalisme.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pancalisme.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Feb 2009 16:22:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pancalisme.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Founding Fathers</title>
		<link>http://pancalisme.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pancalisme.wordpress.com/osd.xml" title="The Founding Fathers" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pancalisme.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BERLAKUNYA HUKUM PERDATA</title>
		<link>http://pancalisme.wordpress.com/2009/02/02/berlakunya-hukum-perdata/</link>
		<comments>http://pancalisme.wordpress.com/2009/02/02/berlakunya-hukum-perdata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 16:22:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pancalisme</dc:creator>
				<category><![CDATA[perdata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pancalisme.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Berlaku artinya diterima untuk dilaksanakan. Berlakunya hukum perdata artinya diterimanya hukum perdata untuk dilaksanakan . Adapun dasar berlakunya hukum perdata adalah ketentuan undang – undang , perjanjian yang dibuat oleh pihak, dan keputusan hakim. Realisasi keberlakuan adalah pelaksanaan kewajiban hukum &#8230; <a href="http://pancalisme.wordpress.com/2009/02/02/berlakunya-hukum-perdata/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pancalisme.wordpress.com&amp;blog=6419652&amp;post=41&amp;subd=pancalisme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;margin:1.8pt 0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Berlaku artinya diterima untuk dilaksanakan. Berlakunya hukum perdata artinya diterimanya hukum perdata untuk dilaksanakan . Adapun dasar berlakunya hukum perdata adalah ketentuan undang – undang , perjanjian yang dibuat oleh pihak, dan keputusan hakim. Realisasi keberlakuan adalah pelaksanaan kewajiban hukum yaitu melaksanakan perintah dan menjauhi larangan yang ditetapkan oleh hukum. Kewajiban selalu diimbangi dengan hak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 18pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Ketentuan Undang-Undang</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">. Berlakunya hukum perdata karena ketentuan Undang-Undang artinya Undang-Undang menetapkan kewajiban agar hukum dilaksanakan. Undang-Undang mengikat semua orang atau setiap orang wajib mematuhi Undang-Undang, yang jika tidak patuhi akan disebut sebagai pelanggaran. Berlakunya hukum perdata ada bersifat memaksa dan bersifat sukarela. Bersifat memaksa artinya kewajiban hukum harus dilaksanakan baik dengan berbuat atau tidak berbuat. Pelaksanan kewajiban hukum dengan berbuat misalnya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam perkawinan, kewajiban untuk memenuhi syarat &amp; prosedur kawin supaya memperoleh hak kehidupan suami isteri;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam mendirikan yayasan kewajiabn memenuhi syarat akta Notaris, supaya memperoleh hak status hukum;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam perbuatan melanggar hukum kewajiban membayar kerugian kepada yang dirugikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam jual beli kewajiban pembeli membayar harga barang supaya memperoleh hak atas barang yang dibeli </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:1.8pt 0 1.8pt 18.7pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Pelaksanaan kewajiban hukum untuk tidak berbuat misalnya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam perkawinan, kewajiban tidak mengawini lebih dari seorang wanita dalam waktu yang sama supaya memperoleh predikat monogami.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam ikatan perkawinan, kewajiban tidak bersetubuh dengan wanita/pria yang bukan istri/suami sendiri, supaya memperoleh hak atas status suami atau isteri yang baik, jujur, tidak menyeleweng</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 54pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam karya cipta, kewajiban untuk tidak membajak hak cipta milik orang lain , sehingga berhak untuk bebas dari penututan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:1.8pt 0 1.8pt 18.7pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Sukarela berarti terserah pada kehendak yang bersangkutan apakah bersedia melaksanakan kewajiban tersebut atau tidak [tidak ada paksaan], kewajiaban tersebut menyangkut kepentingan sendiri. Dalam pelaksanaan kewajiban sukarela saksi hukum tidak berperan. Adapun kewajiban hukum karena adanya hubungan hukum. Hubungan hukum tersebut ditetapakan oleh undang – undang . Jadi Undang-Undang menciptakan hubungan hukum antara para pihak. Hubungan mengandung kewajiban dan hak yang bertimbal balik antara pihak pihak. Hubungan hukum dapat tercipta karena adanya peristiwa hukum karena :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-20.1pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 56.1pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">a.    kejadian misalnya kelahiran, kematian;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-20.1pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 56.1pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">b.   perbuatan misalnya jual beli, sewa menyewa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-20.1pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 56.1pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">c.    keadaan misalnya letak rumah, batas antara dua pihak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:1.8pt 0 1.8pt 18.7pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Dalam Undang-Undang ditentukan bila terjadi kelahiran, maka timbul hubungan hukum  antara orang tua dan anak yaitu hubungan timbal balik adanya hak dan kewajiban</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 18pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Perjanjian antar para pihak</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">. Hukum perdata juga berlaku karena ditentukan oleh perjanjian. Artinya perjanjian yang dibuat oleh para pihak menetapkan diterimanya kewajiban hukum untuk dilaksanakan oleh para pihak. Perjanjian mengikat pihak yang membuatnya. Perjanjian harus sebagai Undang-Undang bagi para pihak yang membuatnya. Perjanjian harus dilaksanakan dengan itikat baik (pasal 1338 KUHPdt). Perjanjian menciptakan hubungan hukum antara pihak–pihak yang membuatnya. Hubungan hukum mengandung kewajiban dan hak yang bertimbal balik antara para pihak. Hubungan hukum terjadi karena peristiwa hukum yang berupa perbuatan perjanjian misalnya, Jual beli, sewa menyewa, hutang piutang. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Ada</span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;"> 2 macam perjanjian yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-20.1pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 56.1pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">1.    Perjajian harta kekayaan  yaitu perjanjian yang menimbulkan kewajiban dan hak yang bertimbal balik mengenai harta kekayaan. </span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Ada</span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;"> 2 jenis :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 90pt;"><span style="font-size:8pt;font-family:Wingdings;">q<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">perjanjian yang bersifat obligator artinya baru dalam taraf melahirkan kewajiban dan hak;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 90pt;"><span style="font-size:8pt;font-family:Wingdings;">q<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">perjanjian yang bersifat zakelijk ( kebendaan ) artinya dalam taraf memindahkan hak sebagai realisasi perjajian obligator.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-20.1pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 56.1pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">2.    Perjanjian perkawinan yaitu perjanjian yang menimbulkan kewajiban dan hak suami isteri secara bertimbal balik dalam hubungan perkawinan. Perjanjian terletak dalam bidang  moral dan kesusilaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:1.8pt 0 1.8pt 18.7pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Supaya penerimaan kewajiban dan hak yang bertimbal balik lebih mantap maka pada perjanjian tertentu pembuatannya dilakukan secara tertulis di depan Notaris.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 18pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Keputusan Hakim. </span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Hukum perdata berlaku karena ditetapkan oleh hakim melalui putusan. Hal ini dapat terjadi karena ada perbedaan dalam hukum perdata. Untuk menyelesaikannya dan menetapkan  siapa sebenarnya berkewajiban dan berhak menuntut hukum perdata, maka hakim karena jabatanya memutuskan sengketa tersebut. Putusan hakim  bersifat memaksa artinya  jika ada pihak yang tidak mematuhinya, hakim dapat memerintahkan pihak yang bersangkutan supaya mematuhi dengan kesadaran sendiri. Jika masih tidak mematuhinya  hakim dapat melaksanakan putusannya dengan paksa, bila perlu dengan bantuan alat negara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;margin:1.8pt 0 1.8pt 18pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">Akibat Berlakunya Hukum Perdata</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Rockwell;">. Sebagai akibat berlakunya hukum perdata, yaitu adanya pelaksanaan pemenuhan [prestasi] dan realisasi kewajiban  hukum perdata. Ada 3 kemungkinan hasilnya yaitu  [1] tercapainya tujuan apabila kedua belah pihak memenuhi kewajiban dan hak timbal balik secara penuh [2] tidak tercapai tujuan, apabila salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban [3] terjadi keadaan yang bukan tujuan yaitu kerugian akibat perbuatan melanggar hukum. Apabila kedua belah pihak tidak memenuhi kewajiban hukum yang telah ditetapkan dalam perjanjian tidak akan  menimbulkan kewajiban. Sebab kewajiban hukum pada hakekatnya baru dalam taraf diterima untuk dilaksanakan. Jadi belum dilaksanakan kedua belah pihak . Tetapi apabila salah satu pihak telah melaksanakan kewajiban hukum sedang pihak lainnya belum/tidak melaksanakan kewajiban  hukum barulah ada masalah wanprestasi yang mengakibatkan tujuan tidak tercapai, sehingga menimbulkan sanksi hukum.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pancalisme.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pancalisme.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pancalisme.wordpress.com&amp;blog=6419652&amp;post=41&amp;subd=pancalisme&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pancalisme.wordpress.com/2009/02/02/berlakunya-hukum-perdata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f84f380e38788a2a08d1bb5088e6bc40?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">pancalisme</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
